Pengertian rangkaian listrik.
Rangkaian listrik adalah sususan elemen - elemen listrik pasif yang membentuk suatu sistem rangkaian yang saling terhubung. Elemen - elemen listrik pasif dapat berupa kapasitor, resistor, induktor, sumber tegangan, sumber arus, switch (saklar), dll.
Jenis - jenis rangkaian listrik.
Dalam rangkaian listrik terdapat dua jenis Rangkaian, yaitu rangkaian listrik seri dan rangkaian listrik paralel.
1. Rangkaian listrik seri.
Rangkaian seri adalah suatu rangkaian yang semua bagiannya dihubungkan secara berurutan sehingga setiap bagian rangkaian yang dialiri oleh arus listrik yang nilainya sama.
bentuk rangkaian seri ini sangat sederhana karena rangkaiannya disusun secara lurus dan tidak memiliki cabang.
Karakteristik rangkaian :
- Rangkaian disusun secara praktis dan sederhana
- semua komponen disusun secara sejajar ( berderet atau berurutan )
- hanya ada satu jalan yang bisa dilalui oleh arus listrik, jika rangkaiannya terputus maka arus listrik tidak dapat mengalir sehingga rangkaian tidak dapat berfungsi dengan benar
- arus listrik yang mengalir pada titik rangkaian sama besarnya
- tegangan pada setiap komponen pada rangkaian memiliki nilai yang berbeda
- hambatan total lebih besar daripada hambatan penyusunnya
![]() |
| Gambar rangkaian seri |
Berdasarkan gambar diatas maka didapat persamaan matematis :
- untuk mencari nilai arus dapat dinyatakan :
I = I1 = I2 = I3 .... In
- untuk mencari nilai tegangan dapat dinyatakan :
V = V1 + V2 + V3 .... Vn
- untuk mencari nilai hambatan dapat dinyatakan :
R = R1 + R2 + R3 ... Rn
2. Rangkaian listrik Paralel.
Rangkaian listrik paralel merupakan sebuah rangkaian yang semua komponen - komponenya dihubungkan secara bersusun (berjajar ). Akibatnya, terjadi percabangan pada sumber arus listrik yang mengalir pada rangkaian.
Karakteristik rangkaian :
- cara penyusunan rangkaian cenderung lebih rumit
- semua komponen terpasang secara bersusun atau berjajar
- memilik percabangan pada rangkaian
- arus yang melewati rangkaian memiliki banyak jalan
- arus yang mengalir pada rangkaian memilik besaran nilai yang berbeda
- komponen yang terpasang pada rangkaian memiliki nilai arus yang berbeda
- tegangan sama besar nilai nya pada setiap komponen yang terpasang
- hambatan total lebih kecil daripada hambatan penyusunnya
![]() |
| Gambar rangkaian paralel |
Berdasarkan gambar diatas maka didapat persamaan matematis :
- untuk mencari nilai arus dapat dinyatakan :
I = I1 + I2 + I3 .... In
- untuk mencari nilai tegangan dapat dinyatakan :
V = V1 = V2 = V3 .... Vn
- untuk mencari nilai hambatan dapat dinyatakan :
1/R= 1/R1 + 1/R2
+ 1/R3 +
... 1/(R n)


No comments:
Post a Comment