Transformator Distribusi

Konsep Dasar Transformator Distribusi


Transformator atau yang biasa disingkat trafo adalah komponen utama yang ada di dalam pendistribusian energi listrik pada jaringan tegangan rendah. Menurut WikipediaTrafo distribusi atau trafo servis adalah trafo yang menyediakan transformasi tegangan akhir dalam sistem distribusi tenaga listrik , menurunkan tegangan yang digunakan dalam jalur distribusi ke level yang digunakan oleh pelanggan. 


salah satu contoh gambar trafo distribusi
Dalam proses pendistribusian energi listrik fenomena ketidakseimbangan selalu menjadi isu yang sangat penting, sistemnya muncul ketika perbedaan prioritas pada pelanggan.

Daya yang disuplai ke dalam transformator tidak sama dengan daya keluaran. Beberapa daya input pada transformator hilang, ketika transformator memiliki komponen reaktif, dan ada juga pergeseran fasa antara tegangan input dan tegangan output yang mengakibatkan rugi-rugi

Pada transformator, hal tersebut terjadi karena ketidakserempakan waktu pemakaian beban listrik. Ketidakseimbangan fasa R,S,T inilah yang memicu timbulnya arus di penghantar netral, maka arus netral ini yang menyebabkan rugi-rugi pada transformator.

Tiap fasa transformator dapat dikatakan seimbang jika memenuhi dua syarat, yaitu keadaan dimana ketiga vektor/tegangan sama besar, atau ketiga vektor saling membentuk sudut 120˚. Lalu dapat dikatakan tidak seimbang yaitu bila satu atau dua syarat pada keadaan seimbang tadi tidak terpenuhi. Ada tiga kemungkinan ketika beban tidak seimbang, yaitu ketiga vektor tidak sama besar dan tidak membentuk sudut 120˚ satu dengan lainnya, ketiga vektor tidak sama besar tetapi membentuk sudut 120˚ satu dengan lainnya, ketiga vektor sama besar tetapi tidak membentuk sudut 120˚ satu dengan lainnya.


Vektor Diagram Arus Seimbang



Gambar di atas menunjukkan vektor diagram dalam keadaan seimbang, dapat dilihat dari ketiga vektor sama besar atau ketiga vektor saling membentuk sudut 120̊ , dan penjumlahan ketiga vektor arus (IR, IS, dan IT) adalah sama dengan nol sehingga arus netral (IN) tidak ada yang muncul.

No comments:

Post a Comment