Definisi Arus Listrik Secara Umum.
Arus listrik ialah peristiwa mengalirnya muatan listrik dari suatu titik berpotensial tinggi ke titik yang berpotensial rendah dalam rentang waktu persatuan detik.
Mengapa tubuh bisa tersengat listrik ?
Untuk memahami nya secara mudah, kita anggap begini ; arus listrik adalah aliran elektron yang diberi jalan (penghantar) untuk mencapai titik beban . Listrik yang biasanya dipakai untuk pemakaian normal rumah tangga adalah tegangan sebesar 220 Volt.
Tegangan listrik yang timbul disebabkan oleh muatan listrik yang mengalir dari saluran positif ke saluran negatif pada rangkaian, menyebabkan perbedaan potensial (tegangan).
Proses terjadinya sengatan listrik yaitu ketika seseorang menyentuh sebuah konduktor (penghantar) atau kabel yang terkelupas pada bagian phasa (positif) yang dialiri oleh tegangan listrik AC (alternating current) atau listrik bolak - balik yang mengalir pada tubuh menuju ke ground (tanah). Hal ini disebabkan karena tidak adanya alas kaki sebagai penghalang listrik untuk mengalir.
Tubuh manusia merupakan salah satu penghantar listrik yang dikategorikan baik karena sebagian tubuh mengandung air yang sifatnya sebagai penghantar listrik. Tegangan listrik bolak - balik mengandung frekuensi dan energi, sehingga jika tubuh manusia dialiri oleh listrik maka akan mempengaruhi sistem kerja organ - organ pada tubuh . Dimana, akibat yang paling fatal dampak dari tersengatnya listrik adalah kematian.
Batas Maksimal Tubuh Manusia Menahan Tegangan Listrik.
Batas Maksimal tegangan listrik yang dianggap belum berbahaya bagi manusia adalah sebesar 50 V. Hal tersebut berdasarkan IEC449, IEC60479 dan PUIL 2000 yang isi nya mengatakan bahwa batas atas rentang tegangan adalah 50 V untuk arus bolak - balik (AC) dan 120 V untuk arus searah (DC).
Secara matematis dapat dibuktikan ;
Rata - rata tubuh manusia memunyai hambatan 1000 ohm. Arus listrik maksimum yang aman untuk melewati tubuh manusia adalah 50 mA. Maka dapat ditulis berdasarkan hukum Ohm berikut ;
V = I x R
= 50 mA (0.05 A) x 1000 Ohm = 50 Volt.
![]() |
| Grafik pengaruh arus listrik terhadap tubuh. |
Dari gambar diatas ada empat area reaksi tubuh saat terkena aliran listrik :
- Area 1 (0,1 sd 0,5mA)
Organ jantung tidak terpengaruh sama sekali bahkan dalam jangka waktu lama.
- Area 2 (0,5 sd 10 mA)
Organ jantung bereaksi dan rasa kesemutan muncul dipermukaan kulit. Diatas 10mA sampai 200mA jantung tahan sampai jangka waktu maksimal 2 detik saja.
- Area 3 (200 sd 500mA)
Organ jantung merasakan sengatan kuat dan terasa sakit. Jika melewati 0,5 detik maka termasuk area yang berbahaya.
- Area 4 (diatas 500mA)
Organ jantung akan rusak dan secara permanen dapat merusak sistem peredaran darah bahkan berakibat kematian.
Maka batas kekuatan manusia menahan setrum adalah 200mA dalam waktu 2 detik saja. Karena itu dapat dipahami, jika kita kesetrum dengan tegangan 220V maka aliran listrik yang melewati tubuh akan berbahaya.




















